Kapanlagi. com – Dul Jaelani melepas single terbaru berjudul Jas Putih yang sedianya dapat diakses serempak di semua platform digital musik seperti Spotify, Apple Music, Deezer, JOOX, Amazon dan video klip resminya juga dapat diakses di YouTube Channel Dul Jaelani pada Tanggal 29 November 2020.

“Lagu Jas Putih mengkisahkan tentang seseorang yang mencintai kekasihnya dengan begitu dalam, namun karena ia belum sukses ataupun masih miskin, sang kekasih pergi meninggalkan orang yang belum mapan itu. Lalu kekasihnya yang pergi memilih untuk menjalani hubungan nafsu dengan orang lain yang telah mapan atau sudah sukses. Tak hanya diam, seseorang yang ditinggal pergi itu bekerja keras untuk membuktikan bahwa ialah yang pantas dicintai dan ia melakukan seluruh upaya untuk membuktikan bahwa dirinya juga mampu dan dirinya yakin bisa mendapatkan pujaan hatinya balik, ” Ujar musisi muda Dul Jaelani.

Perjalanan kariernya sebagai musisi ditandai melalui beragam karya cipta yang sekian kala telah dirilis di beragam platform digital. Karakter musik Dul Jaelani sangat diterima khalayak luas dan secara terbuka dapat disimpulkan menggunakan statistik pemutaran seluruh karyanya selama ini yang tersedia di platform digital. Dul memang sangat aktif dan memiliki keyakinan penuh di dalam memperkenalkan tafsiran pemikiran seninya yang disubliminasi melalui aransemen yang barangkali dipahami maknanya. Namun tidak penuh yang paham kalau Dul tetap khusuk meniti proses untuk mendapatkan sebuah lagu yang kuat, yang dapat berbicara atas nama generasi.

1. Perjalanan Panjang

Dul pendirian betul kalau pencapaian tersebut merupakan perjalanan panjang yang harus diamplifikasinya di alam seni. Dul benar telaten dalam urusan cipta-mencipta cara dan sejak remaja beragam ciptaannya telah banyak terhimpun meski di kondisi setengah rampung. Akhirnya suatu lagu berjudul “Jas Putih” dengan dicipta Dul saat berusia 14 tahun,   dipilih, dituntaskan serta direkam langsung di bawah supervisi Stephan Santoso (Produser). Tampak nyata kalau Dul begitu yakin arah dinamika dan pesona dari lagak barunya ini. Lagu ini asik dan akan menjadi anthem terbaru di setiap penampilan live-nya.

Dul juga tidak berpikir panjang untuk menjadi Eksekutif Produser dan terlibat langsung memberi isian Bass disamping kontribusi lain dari Bimo (Drummer), Alvin (String Arranger), Rio Ricardo (Piano, Sequencer), Stephan Santoso (Guitar).

Bila diperhatikan secara seksama, Jas Putih dasar sangat identik dengan Dul Jaelani sejak awal kehadirannya di pemandangan musik Indonesia. Dul punya tata cara menggunakan jas berwarna putih pada beberapa acara penting seperti terbit album dan acara lainnya. Boleh disimpulkan, kalau Jas Putih ialah simbol transformasi yang harus diselebrasi.

2. Songsong 2021

Lagu perdana Dul Jaelani berjudul Jas Putih sangat cocok untuk ditempatkan sebagai motivasi utama dalam menyongsong tahun 2021 dengan penuh harapan bagus. Lagu ini memiliki intro yang berjenjang namun ringkas. Sebuah intro yang mampu merangkum perjalanan lantaran awal sampai akhir lagu. Kehadiran melodi vokal yang tidak mampu ditebak seperti lagu pada biasanya, bahkan turun naik suara Dul menorehkan artikulasi penting yang mengikir pesan jujur saat nelangsa di dalam lintasan romantika. Tebalnya orkestrasi biar menjejali sukma isian instrument irama lain menjadi sebuah harmoni yang membuncahkan kombinasi aroma musik besutan tahun 70an dan 2000an kausa.

Kematangan Dul sebagai solois semakin terlihat nyata. Bukan cuma dari cara mengeksekusi proses rekaman namun saat dia memutuskan buat meresonansi enerji band meskipun tempat tampil dalam format solo. Barangkali hal ini terlewatkan namun Dul adalah musisi masa depan yang mengisi dunia bersama teman-teman mulia angkatannya.

(kpl/frs)